Awas Virus Conficker saat April Mop

ilustrasi

ilustrasi

Isu seputar keamanan komputer dari serangan virus jahat Conficker semakin memanas menjelang April Fool’s day atau April Mop pada 1 April.

Seperti dilansir AP, Conficker yang menyebar melalui sambungan internet diperkirakan akan menyerang lebih banyak komputer , mengingat tradisi April Mop di banyak negara memacu orang untuk melakukan keisengan.

Contohnya pada 2003. Saat itu, worm yang dikenal dengan nama Slammer mengambil manfaat saluran data internet yang sibuk. Pada April Mop saat itu, panggilan telepon orang-orang iseng yang masuk ke sistem pemerintahan, bahkan masuk ke jaringan ATM dan saluran telepon darurat 911 sangat banyak. Saking tingginya lalulintas data tersebut, Slammer mudah “disusupkan” ke dalam jaringan.

Skenario enam tahun silan itu yang ditakutkan akan terjadi pada Rabu(1/4) mendatang. Apalagi rekor Conficker sebagai virus paling berbahaya terkait keamanan data, belum terpatahkan. Karena hingga saat ini, sedikitnya tiga juta PC sudah terinfeksi virus tersebut.

Ketika lalulintas data pada April Mop menjadi ramai, pembuat Conficker bisa memanfaatkan kondisi tersebut dengan mengirim spam, menyebarluaskan virus tersebut, mengunci jaringan menjadi tidak berfungsi atau bahkan mematikan sebuah situs web.

Ancaman ini memang patut diperhatikan terutama di negara yang akrab dengan tradisi April Mop. Namun ingat, internet tidak mengenal batas geografi. Sejumlah peneliti memperkirakan akan terjadi sesuatu pada 1 April, namun belum melihat kemungkingan apakah virus itu akan dimanfaatkan untuk mematikan seluruh jaringan.

“Saya rasa tidak masuk akal jika pembuat Conficker akan mematikan jaringan utama internet. Karena jika begitu, darimana mereka mendapatkan uang,” ujar Richard Wang, Manajer dari divisi riset Sophos PLC, sebuah perusahaan keamanan jaringan asal Amerika Serikat.

Alasan Richard masuk akal karena mendasarkan pada karakateristik Conficker itu sendiri. Mesin-mesin komputer yang terinfeksi Conficker dikenal dengan sebutan botnet, diperjualbelikan di pasar gelap.

Mesin itu dapat disewakan dari kelompok satu ke lainnya, dan berfungsi sebagai “prajurit” yang mengirim spam, mencari celah-celah pada website yang bisa disusupi, bahkan berpartisipasi dalam serangan di jaringan. Botnet perlu diaktifkan melalui internet oleh para ‘tuan’ nya yang bisa berada dimana saja. Si tuan juga dapat mengirimkan perintah melalui situs apapun, sejauh terdapat celah kemanan yang bisa disusupi.
Sampai hari ini, diperkirakan para “botnet” itu berusaha menggapai 250 domain internet setiap hari nya. Diperkirakan pada 1 April, beberapa botnet akan mendata 50 ribu domain baru per hari. Dari jumlah itu, botnet akan memilih 500 di antaranya secara acak untuk disusupi. (sumber:media indonesia)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: