PRAJURIT KONGA XXIII-C DISUNTIK HEPATITIS ‘A’

siswariPersonel TNI yang tergabung dalam Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL, yang sedang melaksanakan tugas penjaga perdamaian di Lebanon Selatan pada misi UNIFIL kembali mendapatkan vaksinasi Hepatitis A tahap II bertempat di markas Konga XXIII-C, Soekarno Base, Adshit al Qusayr UN POSN 7-1, Selasa (31/3) sore waktu Lebanon. Vaksin ini merupakan vaksin lanjutan dari vaksin yang telah diberikan sebelumnya, dan tercatat sudah delapan kali vaksin yang diberikan kepada personel Konga XXIII-C, meliputi Thypus, Hepatitis, Cholera, Influenza, Yellow Fever, Tetanus dan berbagai jenis vaksin lain yang bertujuan untuk memberikan kekebalan kepada penyakit tertentu, sehingga prajurit TNI yang bertugas di daerah operasi Lebanon Selatan dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal.

Pemberian vaksin bagi personel Konga XXIII-C merupakan kebutuhan mutlak yang harus dilaksanakan sesuai standar PBB, mengingat daerah operasi yang sangat minim sarana dan prasarana serta fasilitas yang memadai. Disamping itu medan operasi dan cuaca yang sangat ekstrim akan menjadi ancaman bagi personel TNI di Lebanon, apabila mereka tidak mendapatkan kekebalan tubuh yang maksimal. Cuaca dan iklim di daerah operasi Lebanon sangat berbeda dengan kondisi medan dan cuaca yang ada di Indonesia. Di musim dingin suhu di daerah operasi Konga XXIII-C berkisar antara 5-10 derajat, dan bahkan tidak jarang hingga minus 1 hingga 5 derajat celsius di malam hari, belum lagi kondisi angin yang bertiup sangat kencang dan berubah setiap saat. Dengan pemberian vaksin secara bertahap, ditunjang dengan pola makan yang sehat serta kegiatan pembinaan fisik yang rutin dilaksanakan, personel Konga XXIII-C dengan cepat dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan daerah operasi yang sangat jauh berbeda dengan kondisi medan di tanah air.

Pemberian vaksin Hepatitis A tahap II ini diberikan oleh petugas medis dari anggota satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-C dibawah pengawasan Dr. Sapta Prihantono selaku Senior Medical Officer Indobatt yang sehari-hari menjabat sebagai kepala rumah sakit tingkat I di Indobatt HQ (Indobatt Level I Hospital), Adshit al Qusayr UN POSN 7-1. Mengingat disposisi pasukan Indobatt yang terpisah satu sama lain khususnya Kompi A UN POSN 9-63 berada di El Adeisse, Kompi B UN POSN 8-33 berada di Syeikh Abbad Tomb dan Kompi C UN POSN 9-2 di Az Ziqqiyah, maka pemberian vaksin dilakukan secara bergilir mulai dari Markas Batalyon Konga XXIII-C, Kompi D dan Kompi Bantuan yang berda di UN POSN 7-1 Adshit al Qusayr dan seterusnya bergilir ke kompi-kompi yang berada di luar. Sejauh ini tidak ditemukan adanya penyakit yang membahayakan personel Satgas Konga XXIII-C, meskipun berada di medan yang cukup sulit mereka cepat beradaptasi dengan lingkungan. (sumber:Dispenad)

1 Komentar

  1. brandy said,

    Desember 11, 2009 pada 5:22 pm

    Great blog lots of informative information for every one.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: