Seharusnya Ada Transparansi Anggaran Kesejahteraan Prajurit

Aksi kekerasan prajurit Batalyon 751 merupakan letupan tidak transparannya anggaran kesejahteraan prajurit. Harusnya para perwira mengkomunikasikan anggaran tersebut secara intensif dengan prajurit.

“Kan pasti ada apel pagi parajurit, disitu dijelaskan bagaimana dan kemana anggran tersebut. Kuncinya ada di persoalan komunikasi,” kata anggota Komisi I DPR RI dari FPDIP RK Sembiring Meliala kepada Media Indonesia di Jakarta, Rabu (29/4). Kejadian tersebut, tambah Sembiring merupakan letupan banyaknya kecurigaan para prajurit karena belum terjalinnya komunikasi yang baik.

Aksi tersebut dipicu oleh kematian prajurit Batalyon 751 karena sakit keras. Sebelum tewas, para prajurit sepakat untuk patungan karena jumlah biaya perawatannya yang cukup besar yakni mencapai Rp90 juta. Dan kemudian, ada indikasi uang patungan tersebut sudah di potong komandan dan tidak digunakan sepenuhnya untuk biaya perawatan.

“Inilah yang seharusnya dikomunikasikan secara tranparan, apalagi uang tersebut berasal dari prajurit. Selain itu, kenapa tidak dibawa  ke rumah sakit tentara Aryoko. Kalau dibawa ke sana kan tidak perlu bayar, dan jika tidak mampu mengatasi penyakitnya, seharusnya dibawa ke Jakarta,” ucap Sembiring.

Dikatakannya, kesejahteraan dan kesehatan prajurit harus didahulukan, namun kenapa tidak dilakukan hal itu oleh para perwira. Apalagi, kata Sembiring, kesejahteraan prajurit saat ini masih minim. Uang lauk-pauk prajurit sekarang hanya Rp35.000 per hari. “Itu setelah dinaikkan, jadi tidak mungkin mereka untuk membagi uang tersebut untuk biaya kesehatan mereka,” tambahnya.

Walaupun tugas luar kota mendapatkan intensif tambahan, namun mereka masih harus menghidupi keluarganya. Dengan ada kejadian ini, kata Sembiring, kesejahteraan prajurit harus menjadi perhatian utama. Ia mengaku pernah mendengar bahwa sering terjadi keterlambatan pembayaran gaji.

“Janganlah, dengan jumlah sedikit tersebut, masih saja terlambat. Apalagi sampai ada pemotongan.  Jika tetap begitu, maka kejadian semacam ini akan pernah selesai, ” tegasnya. (sumber:mediaindonesia)

 

1 Komentar

  1. April 30, 2009 pada 8:03 am

    Assalamu ‘alaikum mas, demi menjalin silaturahmi sesama Blogger marilah kita saling bertukar link, gimana mas?? Salam kenal yah dari Dedhy Kasamuddin😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: