KRI Untung Surapati-872 Mengusir KD YU-3508 ( Kapal Perang Malaysia ) Yang Mencoba Memasuki Wilayah Ambalat.

usp1

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, S.E mengungkapkan bahwa kapal perang TNI AL, KRI Untung Surapati-872 berhasil mengusir kapal perang Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM), KD Yu-3508 yang mencoba memasuki wilayah kedaulatan Republik Indonesia di perairan Blok Ambalat, Senin sore(25/5) sekitar pukul 15.00 Wita.

Hal tersebut diungkapkan Kadispenal Laksma TNI Iskandar Sitompul, S.E di Mabes TNI AL Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (26/5).

Menurut Kadispenal lebih lanjut bahwa KRI Untung Surapati-872 yang dikomandani Mayor Laut (P) Salim sedang melaksanakan operasi penegakan kedaulatan di laut Wilayah Republik Indonesia, khususnya di Laut Sulawesi dan sekitarnya mendeteksi KD YU-3508 jenis Fast Atack Craft pada posisi 04.03.00 Utara – 118.01.70 Timur tepatnya di Blok Ambalat, baringan 135 jarak delapan mil laut, dengan kecepatan 16 knot.

Maka seketika, anak buah kapal KRI Untung Surapati-872 melakukan peran tempur bahaya permukaan mencoba melakukan kontak komunikasi lewat radio. Dari hasil komunikasi itu diperoleh informasi bahwa kapal TLDM tersebut akan ke Tawau, namun haluan kapal bertentangan dengan apa yang dikatakannya, bahkan justru mencoba memasuki wilayah Indonesia semakin jauh dan menambah kecepatan.

Akhirnya, KRI Untung Surapati-872 yang merupakan salah satu kapal perang TNI AL jenis korvet kelas Parchim eks Jerman melakukan pengejaran untuk menghalau KD YU-3508 sekaligus memberikan perintah agar segera keluar dari wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Setelah diberikan peringatan dengan tegas, KD YU-3508 melakukan diam radio dan keluar dari wilayah Negara KesatuanRepublik Indonesia.

Sehari sebelumnya, KRI Hasanudin-366 juga berhasil mengusir KD Baung-3509 dan heli Malaysian Maritime Enforcement Agency serta pesawat beechraft yang juga mencoba memasuki wilayah Blok Ambalat.

Meskipun dengan dukungan anggaran yang serba terbatas, TNI AL tetap konsisten dalam menjaga wilayah kedaulatan Republik Indonsia. Hal ini terbukti dari berbagai pelanggaran kedaulatan dan pelanggaran hukum di wilayah Republik Indonesia berhasil dicegah dan digagalkan.   

Hasil rekapitulasi pelanggaran kedaulatan Republik Indonesia yang dilakukan oleh unsur laut dan udara TLDM maupun Police Marine Malaysia di Perairan Kalimantan Timur, Khususnya di Perairan Ambalat dan sekitarnya terhitung bulan Januari s.d. April 2009 saja terjadi sebanyak 9 kali. Unsur – unsur TLDM dan Police Marine Malaysia secara rutin melaksanakan lintas laut dari dan ke Tawau setiap hari rata rata empat unsur. Pada kesempatan lintas laut itulah seringkali mencoba memasuki wilayah Kedaulatan Republik Indonesia dan berhasil di halau oleh kapal perang TNI AL.( sumber:DispenAL)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: