Anggaran TNI Naik

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menaiki Panser 6x6 buatan Pindad didampingi Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/7). Presiden menghadiri acara serah terima 40 unit Panser 6x6 ini oleh Pindad kepada TNI untuk memperkuat armada alutsista. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia akan memperkuat alutsista pertahanan dengan produksi dalam negeri

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menaiki Panser 6x6 buatan Pindad didampingi Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/7). Presiden menghadiri acara serah terima 40 unit Panser 6x6 ini oleh Pindad kepada TNI untuk memperkuat armada alutsista. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia akan memperkuat alutsista pertahanan dengan produksi dalam negeri

Pemerintah akan meningkatkan anggaran pertahanan secara bertahap mulai tahun 2010. Terkait dengan rencana strategis pertahanan, akan dikembangkan pula pasukan siaga dan pusat pasukan pemelihara perdamaian.

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan hal itu seusai menyaksikan serah terima 40 panser 6×6 buatan PT Pindad kepada Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso di Hanggar CN-235 PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jumat (10/7).

Penyerahan 40 panser itu merupakan bagian dari pembelian 150 panser 6×6 dan 4 panser intai produksi PT Pindad bernilai Rp 1,12 triliun.

Presiden menjelaskan, dalam rancangan APBN 2010, pemerintah mengusulkan kepada DPR untuk menaikkan anggaran pertahanan lebih dari 20 persen dari Rp 33,6 triliun pada 2009 menjadi Rp 40,6 triliun. ”Secara sistematik, tahun demi tahun, kita menuju angka yang dibutuhkan untuk mencapai kekuatan minimum yang diperlukan, antara Rp 100-Rp 120 triliun,” ujar Presiden.

Saat ini Menteri Pertahanan dan pimpinan TNI telah memiliki cetak biru bidang pertahanan, tetapi itu harus dimutakhirkan. ”Kalau hanya parsial dan situasional, berpuluh-puluh triliun rupiah yang dikeluarkan tidak akan mencapai sasaran,” katanya.

Presiden mengingatkan agar peningkatan anggaran betul-betul digunakan secara tepat. ”Selain itu, harus ada audit. Saya tidak ingin ada bisnisnya di lingkungan TNI, lantas sistem persenjataan dan perlengkapan tidak sesuai dengan standar yang ada. Itu menyangkut nyawa prajurit,” kata Presiden.

Presiden mengatakan, Indonesia akan memiliki pasukan siaga (stand by force) yang siap digerakkan ke mana saja untuk tugas-tugas perdamaian dengan panser buatan sendiri yang tidak kalah kualitasnya dengan buatan negara-negara lain.

Tak berubah

Pengamat militer dari FISIP UI, Andi Widjojanto, menilai, kebijakan anggaran belanja pertahanan pemerintahan mendatang tidak akan berubah secara signifikan, terutama dalam besaran nominalnya. ”Faktor utama yang menghalangi pemerintah menaikkan alokasi anggaran pertahanan adalah anggaran itu sendiri, terutama ketika belanja pertahanan masih menjadi bagian dari APBN,” ujar Andi.

Pemerintah diyakini masih akan memfokuskan kebijakan penganggaran mereka untuk memenuhi kebutuhan mendasar, seperti sektor perekonomian, kesejahteraan rakyat, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

”Kebijakan dan postur pertahanan akan tetap selalu didikte oleh anggaran. Untuk itu, seharusnya pemerintah memikirkan sebuah terobosan baru,” katanya.

Salah satu terobosan yang bisa dilakukan adalah dengan menetapkan kebijakan penganggaran multitahun untuk belanja pertahanan dengan komitmen menaikkan besarannya, setidaknya 15 persen dari tahun sebelumnya setiap tahun. (sumber:kompas.com)

3 Komentar

  1. REWA90 said,

    September 1, 2009 pada 6:06 am

    HIUUU ANGG TNI MENINGKAT

  2. bejo_gatel said,

    September 10, 2009 pada 3:04 pm

    kapan indon puya pesawat tempur yg baru?kan yg pesawat lama udah pada ciumin tanah?cepet donk tambah lgi supaya ga di ledek tetangga terus menerus ni udah malu…….

  3. wahyu said,

    Oktober 9, 2010 pada 11:01 am

    Biar aja mas Bedjo….biarkan mereka meledek terus. nanti pada saat yang tepat (kira2 2020), kita akuisisi wilayah sabah dan serawak untuk melengkapi pulau kalimantan. kita jadikan propinsi kalimantan utara. biar peta Indonesia jadi tambah cantik


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: