Sembilan Jenis Susu Serta Manfaatnya

1157982028milk_skim

MANFAATNYA segudang, meski demikian tidak banyak orang menyukai susu atau bahkan menjauhinya hanya karena alasan takut gemuk. Padahal mengingat banyak nutrisi yang dikandungnya, maka diperlukan membangun kesadaran akan manfaat susu agar masyarakat mau mengkonsumsi.
Sebagai permulaan, jika Anda masih canggung mengonsumsi susu dan menghindari rasa mual Anda dapat mengganti susu dengan produk olahan susu seperti keju, yoghurt, es krim, susu evaporasi atau susu kedelai yang tidak mengandung laktosa. Beberapa produsen susu juga telah membuat susu tanpa laktosa yang dapat dikonsumsi oleh penderita intoleransi laktosa.
Bila Anda hendak mengkonsumsi susu, sebaiknya Anda tidak menggunakan susu kental manis karena susu jenis ini kandungan nutrisinya lebih rendah akibat proses pembuatannya juga banyak mengandung lemak dan gula yang kurang baik untuk tubuh. Konsumsi susu yang dianjurkan adalah 3 porsi setiap hari.
Sebelum mengonsumsi susu sebaiknya Anda mengenai agar pas dengan kebutuhan tubuh Anda. Berikut adalah jenis-jenis susu yang bisa Anda konsumsi.
Full cream
Mengandung 4% lemak dan umumnya banyak mengandung vitamin A dan vitamin D.
Low fat

Susu rendah lemak, karena kandungan lemaknya hanya setengah dari susu full cream.
UHT

Merupakan singkatan dari Ultra-High Temperature-Treated. Susu jenis ini adalah susu yang dipanaskan dalam suhu tinggi (140° C) selama 2 detik yang kemudian langsung dimasukkan dalam karton kedap udara. Susu ini dapat disimpan untuk waktu yang lama.
CLA

Susu ini bermanfaat bagi orang yang ingin merampingkan tubuh. Kepanjangan dari CLA adalah Conjugated Linoleic Acid yang akan membantu dalam pembentukan otot dan mempercepat pembakaran lemak.
Skim

Susu yang kandungan lemaknya lebih sedikit lagi, kurang dari 1%.
Susu evaporasi
Yaitu susu yang telah diuapkan sebagian airnya sehingga menjadi kental. Mirip dengan susu kental manis, tetepi susu jenis ini rasanya tawar.
Susu pasteur
Susu yang melalui proses pasteurisais (dipanaskan) 65° sampai 80° C selama 15 detik untuk membunuh bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit.
Flavoured
Sebenarnya susu full cream atau low fat yang ditambahkan rasa tertentu untuk variasi. Misalnya susu coklat, strawberry, pisang, dan rasa lainnya. Umumnya memiliki kandungan gula yang lebih banyak karena penambahan rasa ini.
Calcium enriched
Susu yang ditambah dengan kandungan kalsium dan kandungan lemaknya telah dikurangi.  (sumber/ditulis:mediaindonesia/ Retno Hemawati)

 

 

Sekujur Tubuh Ditumbuhi Rambut…..

Sekujur tubuh bagian belakang Li Xiaoyuan ditumbuhi rambut seperti rambut babi hutan. Menurut dokter, penyakit yang dialami Xiaoyuan dipicu oleh perkembangan tahi lalat yang tak terkontrol.

Sekujur tubuh bagian belakang Li Xiaoyuan ditumbuhi rambut seperti rambut babi hutan. Menurut dokter, penyakit yang dialami Xiaoyuan dipicu oleh perkembangan tahi lalat yang tak terkontrol.

— Pada enam bulan silam, Li Xiaoyuan tak merasakan apa-apa terhadap tanda lahir di punggungnya. Ukurannya pun kecil.

Namun sekarang, dokter yang menanganinya dibuat tercengang. Soalnya, di seluruh bagian belakang tubuh bocah berusia enam tahun itu tumbuh rambut seperti rambut babi hutan. Sikut kanannya pun mengalami hal yang sama. Tanda lahir berbentuk tahi lalat di bagian tubuh tersebut pun ikut-ikutan melebar pertumbuhannya.

Bagian yang ditumbuhi rambut itu seperti kerak kulit keras berwarna abu-abu. Penyebaran itu kini bahkan sudah mulai kelihatan di wajahnya. “Memilukan sekali melihat kondisinya yang seperti itu,” kata sang ibu, Li Jiang, Rabu (21/10).

Sementara itu, dokter bedah Lou Zhongquan dari Rumah Sakit Dermatologi Zhaoqing City mengatakan bahwa penyakit yang dialami pasiennya itu bisa jadi jarang sekali dialami oleh kebanyakan orang. “Pemicunya adalah perkembangan tahi lalat yang tidak terkontrol,” katanya.

Sampai sekarang, pihak rumah sakit tengah mengupayakan pengobatan bagi Xiaoyuan. “Sebetulnya, kalau tahi lalatnya masih berukuran kecil, kami bisa melakukan penyembuhan dengan terapi laser,” demikian Lou Zhongquan.( sumber:kompas)

Ini Dia Wanita Sang Pecandu Aborsi.

 

IRENE-VILAR-dalam(irenevilar)

Mendengar kisah seorang wanita asal Puerto Rico yang melakukan 15 kali aborsi dalam 15 tahun akan terasa sangat miris dan menyedihkan. Irene Vilar, wanita yang menulis buku Impossible Motherhood itu pun dijuluki sebagai wanita pecandu aborsi.

Irene Vilar adalah wanita yang terlahir di Puerto Rico pada tahun 1974, dimana saat itu sebanyak 37 persen wanita yang sudah berkeluarga dimandulkan untuk berpartisipasi dalam sebuah studi yang dilakukan Amerika tentang pemakaian pil aborsi.

Wanita yang mengaku telah melakukan 15 kali aborsi dalam 15 tahun itu dilahirkan dari keluarga berantakan. Ibunya adalah seorang pecandu dan pernah menjalani operasi saluran kemih yang memicunya depresi dan akhirnya meninggal dunia karena bunuh diri. Ayah dan kedua kakak laki-lakinya pun merupakan pecandu heroin.

Pada saat duduk di bangku kuliah, Vilar bertemu dengan seorang profesor berumur 50 tahun yang akhirnya menjadi suaminya. Pernikahannya tidak berjalan dengan baik karena sang suami tidak pernah ingin memiliki anak. Ia percaya bahwa memiliki anak hanya akan menghilangkan keinginan dan kemampuan seksualnya.

Selama pernikahannya dengan sang suami yang lebih tua 34 tahun darinya, vilar sudah melakukan 12 kali aborsi. Sejak awal, suaminya selalu berkata bahwa ia menyukai wanita muda dan tidak gampang sakit hati. Ia pun mengatakan bahwa wanita yang punya anak hanya akan menjadi korban gender dan tidak bisa menikmati kebebasan.

Vilar pun menjadi stres dan selalu mencoba membunuh jabang bayi yang dikandungnya setiap kali ia hamil. Namun anehnya, ketika ia sudah berhasil menggugurkan kandungannya, ia jadi ketagihan untuk melakukannya lagi. Ia merasa harus melakukan sesuatu untuk melukai dirinya sendiri.

“Saya selalu mengonsumsi pil aborsi setiap kali hamil. Tapi setelah aborsi yang ke-9 dan 10, saya merasa ada sesuatu yang kurang jika tidak melakukannya lagi. Lalu ketika hamil lagi, saya merasa senang karena dapat melakukan aborsi lagi,” ujar Vilar seperti dikutip dari Jezebel, Jumat (9/10/2009).

Vilar akhirnya mengakhir perkawinannya dengan sang professor pada tahun ke-8 pernikahannya. Ia merasa tidak tahan lagi dengan sikap suaminya yang narsis dan suka mengatur.

Ia pun mengaku bahwa keberaniannya membuat buku yang berjudul Impossible Motherhood terinspirasi dari kisah keluarganya yang sebagian besar pecandu narkoba dan juga keadaan ekonominya yang terpuruk.

Namun dalam bukunya itu banyak pertanyaan yang tidak terjawab seperti bagaimana ia bisa hamil beberapa kali? Apa yang terlintas di kepalanya saat melakukan aborsi atau sudah pernahkah ia mencoba cara lain untuk mencegah kehamilan seperti pemakaian kondom?

Para ahli mengatakan bahwa Vilar mungkin mengalami gangguan mental. Namun mereka tidak terlalu terkejut dengan kasus yang dialami Vilar, karena hampir 10 persen wanita yang melakukan aborsi berulang-ulang, biasanya akan kecanduan dan terus melakukannya lagi.

Meskipun Vilar merasa tindakannya sudah membuatnya ketagihan, namun ia merasa sangat terganggu dan tidak ingin ada orang lain yang melakukan hal yang sama seperti dirinya.( sumber:detik.com/detikHealth )

VALERI

– Vagina toilet sendiri atau “valeri” mungkin masih terdengar asing di telinga Anda. Ini merupakan rangkaian kegiatan membersihkan organ intim wanita yang telah aktif secara seksual. Karena itu, manfaatnya sangat besar bagi kesehatan reproduksi wanita.

Meski awalnya kegiatan ini lebih baik dilakukan dokter yang terlatih, Anda pun bisa melakukannya sendiri. Mudah kok, usai diajarkan, tinggal berlatih, selesai.

Pertama–tama, siapkanlah air bersih (sebaiknya memakai air kemasan), handuk bersih, pastikan Anda tidak sedang haid, bersihkan ujung kuku dan potong kuku agar pendek dan tidak tajam saat membersihkan, jika Anda sedang sakit tundalah kegiatan ini dan konsultasikan ke dokter.

Setelah semua persiapan selesai, bersihkan tangan dengan sabun, rilekskan diri, berdiri rileks dengan satu kaki ditumpu di atas kloset duduk dan satu di lantai. Anda juga bisa melakukan posisi lain sesuai yang Anda mau.

Mulailah dengan mengguyur area luar vagina, lalu di kedua lipatan bibir luar dan dalam vagina dengan air bersih mengalir, bila diperlukan bisa menggunakan sabun. Setelah itu regangkanlah bibir labia luar dan dalam hingga menemukan liang vagina dan mulailah membersihkan dan mengguyur liang vagina dengan air bersih mengalir. Perlu diingat bahwa di bagian ini Anda tidak boleh menggunakan sabun untuk membersihkannya. Perlahan letakkanlah jari tengah dengan lembut di liang vagina dan dalam kondisi rilaks masukkan dengan sangat lembut jari tengah Anda ke dalamnya hingga menyentuh serviks/rahim Anda.  

Lanjutkanlah pembersihan dengan menelusuri seluruh serviks, forniks hingga seluruh dinding vagina dengan gerakan melingkar dan mengusap lembut sambil mengarahkan jari tengah keluar vagina.

Tanpa mengeluarkan seluruh jari tengah, bilas jari tengah yang kotor dan berlendir dengan air mengalir. Untuk membersihkannya dapat dibantu ibu jari. Bila jari tengah sudah bersih, masukkan lagi jari ke liang vagina dan ulangi gerakan pembersihan tadi sampai tidak lagi terdapat kotoran di seluruh bagian dari organ intim atau sampai jari tengah merasakan kesat.

Perlahan keluarkanlah jari tengah dengan lembut dari vagina, bersihkan jari tengah, tangan dan bibir labia luar vagina dengan sabun dan air bersih. Setelah itu keringkan dengan handuk bersih dengan menempelkan dan menekan dengan lembut, tidak perlu Anda usap– usapkan.

Lakukanlah metode ini kapanpun dan dimanapun diinginkan. Utamakan setelah melakukan hubungan intim serta secara rutin lakukanlah setelah 2 – 3 hari “bersih “ dari menstruasi. Minimal rutinkanlah seminggu sekali saat Anda sedang tidak haid. Jangan lupa jika Anda menemukan kelainan segera hubungi dokter untuk membicarakannya lebih lanjut.(sumber/ditulis:kompas/ Dr. Intan Airlina Febiliawanti)

Hati-hati ada Penyakit Malaria Baru.

mosquito1

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa satu jenis baru penyakit malaria berpotensi mengancam manusia.

Sebelumnya parasit Plasmodium knowlesi diperkirakan hanya menjangkiti kera. Namun ternyata parasit itu menyebar secara luas pada manusia di Malaysia, dan penyelidikan paling baru membenarkan bahwa parasit itu bisa menyebabkan kematian jika tidak diobati dengan cepat.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh satu tim internasional ini diterbitkan dalam jurnal Penyakit Klinis Menular.

Meski jenis baru penyakit ini hanya menyebar di Asia Tenggara, para peneliti memperingatkan bahwa akibat arus wisatawan ke wilayah ini kasus di negara barat akan segera muncul.

Setiap tahun penyakit malaria menewaskan lebih 1 juta orang. Penyakit ini disebabkan oleh parasit malaria yang masuk ke dalam aliran darah manusia oleh nyamuk yang terjangkit parasit itu. Dari empat parasit malaria yang sering menyebabkan penyakit itu pada manusia, P. falciparum yang lebih umum ditemukan di Afrika adalah yang paling ganas.

Parasit lain, P. malariae yang berkembang di wilayah sub tropis dunia, memiliki gejala yang biasanya tidak begitu membahayakan. P. knowlesi sebelumnya diduga hanya menjangkiti kera, khususnya makaka berekor panjang dan pendek yang ditemukan di hutan Asia Tenggara.

Akan tetapi penelitian yang dilakukan oleh Univeritas Sarawak Malaysia menunjukkan bahwa terdapat sejumlah besar kasus penyakit akibat parasit jenis itu pada manusia. Penelitian itu menemukan bahwa di bawah mikroskop P. knowlesi dengan mudah dikira P. malariae.

Berkembang biak dengan cepat

Akan tetapi tidak seperti parasit itu, P. knowlesi memiliki kemampuan berkembang biak di dalam darah setiap 24 jam – artinya berpotensi membahayakan. Salah satu peneliti tim itu, Profesor Balbir Singh, mengatakan dengan kemampuan itu berarti diagnosa dan pengobatan cepat sangat penting.

Para peneliti memeriksa 150 pasien malaria yang masuk rumah sakit Sarawak, Malaysia, antara bulan Juli 2006 dan Januari 2008. Mereka menemukan bahwa P. knowlesi menjadi penyebab dari dua pertiga kasus, dan menyebabkan spektrum penyakit yang luas.

Sebagian besar penyakit itu tidak menyebabkan komplikasi dan dengan mudah diatasi dengan obat seperti clhoroquine dan primaquine. Akan tetapi, satu dari 10 pasien akhirnya menderita komplikasi seperti kesulitan pernapasan dan ginjal dan dua pasien meninggal.

Meski tingkat kematiannya dibawah 2%, P. knowlesi menjadi sama mematikannya dengan P. falciparum malaria. Para peneliti itu menegaskan bahwa sangat sulit untuk mengukur akurasi tingkat kematian karena kecilnya jumlah kasus yang diteliti.( sumber:kompas.com )

Cegah Kekurangan Cairan di Bulan Puasa Dengan Blewah.

 

SuperStock_1436R-97048

Salah satu ciri buah yang baik dikonsumsi di bulan puasa sebaiknya mengandung kadar air, untuk memberikan sumbangan cairan dan menyegarkan tubuh. Karena itu blewah adalah buah yang disarankan untuk dikonsumsi.

Kandungan kalium blewah sangat baik, 267mg/100g, natrium hanya 16 mg/100 mg. Rasio kalium-natrium 16:1. Makanan digolongkan sehat untuk jantung dan pembuluh darah bila rasio kalium-natrium minimal 5:1.

Kalium bermanfaat mengendalikan tekanan darah, sebagai terapi darah tinggi, membersihkan karbondioksida di dalam darah, juga untuk memicu kerja otot dan simpul saraf. Kalium yang tinggi memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu keseimbangan cairan tubuh. Beberapa penelitian membuktikan manfaat kalium dalam menurunkan risiko serangan stroke.

Blewah kaya akan gula dari monosakarida, seperti sukrosa dan fruktosa, sehingga baik untuk berbuka puasa. Kandungan airnya yang sangat tinggi dapat mengatasi dehidrasi setelah tubuh 12-14 jam tidak mengonsumsi air.

Kandungan air yang tinggi membuat blewah sangat baik bagi penderita gout atau asam urat tinggi karena membantu pengeluaran asam urat dari dalam tubuh.(sumber:kompas)

Saya Hamil,Bolehkah makan durian dan daging kambing…..?

durian_13202353_std

– Banyak orang yang mengatakan bahwa saat hamil sebaiknya kita tidak menyantap durian atau daging kambing. Kedua jenis makanan ini bisa memicu keguguran. Benarkah demikian?

Apabila ibu hamil ingin makan durian atau kambing, menurut dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan, sebenarnya boleh-boleh saja. Asalkan, calon ibu tersebut tidak memiliki gangguan penyakit maag. Selain itu, pastikan daging kambing yang dikonsumsi dimasak sampai matang.

Durian dapat memproduksi gas di dalam lambung. Pada calon ibu yang memiliki penyakit maag, hal ini terkadang bisa menimbulkan rasa kembung dan mual. Sebab, sakit maag yang diderita jadi kambuh.

Perlu diingat juga, daging kambing terkadang mengandung parasit toksoplasma, yang akan mati jika daging itu dimasak sampai benar-benar matang. Apabila disantap dalam kondisi masih setengah matang, parasit toksoplasma akan membentuk kista, yang akan pecah dan beredar dalam tubuh kita.

Parasit toksoplasma bisa menginfeksi bayi yang tengah dikandung. Oleh karenanya, penting sekali untuk memastikan bahwa makanan yang disantap selama kehamilan telah diolah hingga matang seluruhnya.(sumber:kompas)

Otak Psikopat Ternyata Ada Lubangnya

Masyarakat mengenal psikopat sebagai orang sadis yang suka membunuh atau menculik dan memiliki kelakuan yang aneh. Ternyata hal ini berhubungan dengan sesuatu yang salah dibagian otaknya yang ternyata berlubang.

Padahal otak itu yang bekerja untuk emosi dan yang menangani rangsangan serta membuat keputusan. Dalam studi mengenai psikopat yang dihubungkan dengan pembunuhan, penculikan, kekerasan, dan masa hukuman yang salah, peneliti dari Inggris menemukan bahwa jalur yang menghubungkan dua daerah otak yang penting tersebut memiliki lubang atau jalur yang terputus, sedangkan pada orang yang tidak psikopat bentuknya sempurna.

“Penelitian yang lebih terbuka akan memungkinkan dalam perkembangan perawatan untuk psikopat yang bisa berbahaya di masa mendatang,” ujar Dr Michael Craig dari Institute of Psychiatry di London’s King’s College Hospital, seperti dikutip dari Reuters, Senin (10/8/2009).

Dr. Michael mengatakan pertanyaan yang paling menarik sekarang adalah kapan lubang dalam otak tersebut terbentuk, apakah sejak lahir, pada awal pertumbuhan, atau akibat dari sesuatu yang terjadi dengan otaknya. Psikopat yang ekstrim telah digambarkan dalam beberapa film sebagai karakter yang suka membunuh, kanibal, kekerasan sosial, suka memanipulasi, mencari sensasi dan tidak ada rasa empati atau penyesalan.

Michael Craig dan dengan rekannya Declan Murphy dan Dr. Marco Catani telah mempublikasikan penelitiannya dalam jurnal Molecular Psychiatry. Jumlah otak yang bisa dianalisa hanya sedikit yaitu 9 orang psikopat dan 9 orang yang tidak psikopat.

“Bukan pekerjaan yang mudah untuk mendapatkan orang dengan tipe tersebut, dan dengan semua keamanan yang dibutuhkan untuk mendapatkan scan otak orang tersebut,” ujarnya.

Penelitian ini menggunakan teknologi baru untuk menganalisa otak psikopat setelah sebelumnya penelitian menemukan amygdala (bagian dari otak), dimana proses emosi dan bagian kulit luar yang mengatur rangsangan dan pengambilan keputusan, yang secara struktural berbeda dengan otak orang yang tidak psikopat.

Dengan teknik terbaru yang disebut dengan Diffusion Tensor Magnetic Resonance Imaging (DT-MRI), peneliti bisa melihat masalah dasar dari sistem yang menghubungkan dua daerah kunci tersebut.(sumber:detikhealth.com)

Penderita Penyakit Kronis Tetap Bisa Berpuasa.

— Penderita penyakit kronis, seperti diabetes, jantung, hipertensi, dan gangguan lambung, tetap bisa melakukan ibadah puasa pada bulan Ramadhan.

”Pada bulan Ramadhan, semua orang ingin bisa berpuasa penuh. Mereka yang sakit dan berusia lanjut pun ingin menikmati ibadah pada bulan suci ini,” kata Kepala Rumah Sakit Asri Jakarta Hadianto Mangunnegoro di Jakarta, Sabtu (8/8).

Ahli penyakit dalam, Kasim Rasjidi, mengemukakan, penyakit jantung koroner—penyebab kematian nomor satu di dunia—juga dapat dikendalikan pencetusnya pada masa puasa.

Ada faktor risiko penyakit jantung koroner yang tidak bisa diubah, seperti jenis kelamin, umur, dan faktor keturunan.

Faktor risiko yang bisa dikontrol atau diubah adalah pola makan, kebiasaan bergerak, merokok, kondisi hipertensi, status diabetes, dan kelebihan berat badan. Faktor pencetusnya adalah stres dan alkohol.

”Dengan berpuasa, segala faktor pencetus dapat dihindari. Makan menjadi lebih teratur, kebiasaan merokok terkurangi, pikiran lebih tenang sehingga jauh dari stres,” tutur Kasim Rasjidi.

Dengan berpuasa, kelebihan berat badan—salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner—dapat dikurangi. Hasil dari berpuasa sehat bisa menyebabkan tekanan darah dan keseimbangan kadar kolesterol ataupun gula darah menjadi terkontrol.

Puasa juga bermanfaat bagi mereka yang memiliki masalah di saluran cerna. Agus Sudiro Waspodo, ahli penyakit dalam dari RS Asri Jakarta, menyatakan, dengan pola makan lebih teratur dan menghindari menu-menu makanan yang tidak sehat atau berlebihan, saluran cerna bisa lebih sehat. Puasa bisa dianggap sebagai salah satu metode detoksifikasi.(sumer:kompas)

Beda DBD dan Chikungunya

 

chikungunya

Kedua jenis penyakit ini sama-sama disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Keduanya pun menunjukkan gejala demam tinggi. Jadi, bagaimana awam bisa membedakannya?

DEMAM BERDARAH DENGUE
Gejalanya antara lain kepala berat atau pusing, sakit pada sendi dan otot, nyeri menelan, batuk, perut tak nyaman atau nyeri dibarengi mual, muntah ataupun diare, demam, perdarahan, dan syok.

Siklus demam DBD memiliki kekhasan, turun naik dengan pola menyerupai bentuk pelana kuda. Anak mengalami fase demam tinggi antara 39-40° Celcius. Kemudian akan masuk ke dalam fase kritis dengan gejala demamnya menurun drastis (kembali ke 37° C).

Pada fase itu sering kali penderita diduga mulai sembuh. Padahal ia justru sedang mengalami shock syndrome yang ditandai dengan penurunan suhu tubuh tiba-tiba tadi, denyut nadi cepat dan lemah, gelisah, kesadaran menurun, ujung tangan dan kaki teraba dingin, bibir kebiruan, serta wajah pucatdan tubuh berkeringat.

Fase kritis ini juga sering disertai perdarahan (mimisan, timbul bintik merah pada kulit, perdarahan usus, muntah darah, gusi berdarah, darah pada tinja atau warnanya kehitarnan).

Syok dapat terjadi setelah 2 sampai 6 hari sejak gejala DBD timbul. Bila terjadi syok, DBD disebut juga Dengue Syok Syndrome atau DSS. Pasien dengan DSS yang tak tertangani biasanya berakhir dengan kematian.

Sebaliknya, bila fase kritis ini dapat dilewati, maka pada hari ke-6 dan ke-7 sejak gejala DBD muncul, anak akan memasuki fase penyembuhan. Demam yang tadinya turun akan naik kembali sebagai bagian dari reaksi tahap penyembuhan hingga akhirnya suhu tubuh kembali normal dan secara umum kondisi anak membaik. Anak terlihat aktif dan nafsu makan meningkat.

* Merusak Pembuluh Darah
Penderita DBD mengalami perubahan pada sifat dinding pembuluh darahnya yaitu jadi mudah ditembus cairan (plasma) darah. Perembesan ini terjadi sebagai akibat reaksi imunologis antara virus dan sistem pertahanan tubuh. Akibatnya, plasma masuk ke dalam jaringan berongga/longgar yang akan menimbulkan gejala, misalnya rasa tak enak di rongga perut jika terjadi penumpukan plasma di organ lambung. Perembesan cairan darah secara normal akan berhenti pada fase penyembuhan.

Sementara itu, kekentalan darah pun meningkat akibat kurangnya plasma. Jika tidak segera ditangani dengan asupan cairan -elektrolit, pasien akan mengalami syok. Cairan elektrolit membantu mengencerkan darah yang memekat sehingga oksigen dapat terus dialirkan ke setiap sel tubuh dan sindrom syok dapat dihindari.

Akibat lainnya, perembesan plasma yang terus-menerus menyebabkan penurunan jumlah trombosit dalam darah. Trombosit adalah komponen darah yang berfungsi dalam proses penggumpalan darah jika pembuluh kapiler pecah. Penurunan trombosit terjadi di hari keempat sampai kelima setelah gejala DBD muncul dan berlangsung selama 3-4 hari,

Jika jumlah trombosit terus menurun hingga tak dapat menghentikan rembesan plasma akibat bocornya pembuluh kapiler, maka terjadilah perdarahan. Risiko penurunan jumlah trombosit ditentukan oleh tingkat keparahannya.

Jika jumlah trombositnya kurang dari 60.000, risikonya adalah perdarahan. Kurang dari 20.000 risikonya yaitu perdarahan tiba-tiba. Lebih rendah dari 5.000  risikonya paling tinggi, yakni perdarahan otak. Kadar trombosit semakin menurun drastis bila terjadi perdarahan hebat.

Meski jumlah trombosit menurun, pasien dapat diselamatkan dengan asupan cairan dalam jumiah cukup. Setelah pasien melewati masa kritis dan memasuki masa penyembuhan, jumlah trombosit darah bisa normal kembali dengan cepat.

* Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Kadar trombosit dikatakan menurun hingga di bawah normal jika jumlahnya di bawah 100.000 dan kadar hematokrit (yang menandai pengentalan darah) terbukti meningkat.

CHIKUNGUNYA
Sebelum menimbulkan gejala, virus Chikungunya mengalami masa inkubasi sekitar 2-4 hari. Gejalanya adalah demam tinggi sekitar 39-40° Celcius, tetapi tanpa pola yang khas seperti pada BBD.

Umumnya, demam berlangsung selama 3-5 hari dan setelah itu mereda. Selain demam, kulit penderita tampak kemerahan (ruam) yang muncul pada hari ke-3-5 hari, mata merah, muncul gejala flu, sering disertai kejang, meal, muntah, kadang disertai diare.

Pada anak yang lebih besar biasanya diikuti dengan rasa sakit atau ngilu yang sangat hebat pada otot dan sendi-sendi akibat terjadi pembesaran kelenjar getah bening. Alhasil, ada yang menamai chikungunya ini sebagai demam tulang/flu tulang. Pada beberapa kasus ada juga penderita yang terinfeksi tanpa memperlihatkan gejala sama sekali.

* Merusak Jaringan Ikat Sendi
Bagian tubuh yang rusak akibat serangan virus Chikungunya adalah jaringan ikat sendi. Inilah bedanya. Chikungunya tidak mengakibatkan sindrom syok dan perdarahan seperti halnya DBD. Hanya saja, persendian dan otot biasanya mengalami rasa sakit luar biasa, sehingga membuat penderita tak bisa berjalan yang sering kali dicurigai mengalami kelumpuhan.

Selewat 5 hari setelah demam mereda, keluhan ngilu maupun nyeri pada persendian dan otot akan berkurang. Dalam beberapa waktu kemudian penderita bisa menggerakkan tubuhnya seperti sedia kala. Hanya dalam beberapa kasus saja kadangkala rasa nyeri masih bertahan selama berari-hari, bahkan berbulan-bulan. Kondisi ini umumnya terjadi pada penderita yang sebelumnya memang memiliki riwayat nyeri tulang dan otot. Penyakit ini pun umumnya tidak sampai menyebabkan kematian.

* Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Tidak tampak penurunan kadar trombosit yang berarti. Kalaupun ada, tidak sehebat pada kasus DBD. Kadar hematrokit juga tak mengalami peningkatan seperti halnya pada DBD. Perubahan signifikan hanya tampak dari kadar lekosit yang meningkat.(sumber:kompas)

« Older entries