Tentara Israel Bantai 774 Warga Sipil Palestina

Kelompok hak asasi manusia (HAM) Israel memastikan bahwa lebih separuh dari 1.387 warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza akhir tahun 2008 hingga awal 2009 adalah warga sipil.

Hasil penelitian B’Tselem ini bertentangan dengan klaim Pemerintah Israel yang membantah telah membantai warga sipil Gaza. Israel menyebut, para korban tewas sebagian besar militan.

B’Tselem mengadakan penelitian selama berbulan-bulan, termasuk mendatangi para keluarga korban. Kelompok itu pun menegaskan, seharusnya Pemerintah Israel melakukan penyelidikan independen terhadap kasus ini.

“Korban sipil tewas yang sangat ekstrem dan kerusakan masif pada properti warga sipil mengharuskan introspeksi serius di dalam masyarakat Israel,” tulis B’Tselem, menegaskan bahwa pemerintah tidak cukup hanya melakukan pemeriksaan internal terhadap tentara Israel.

Menurut B’Tselem, 1.387 warga Palestina di Jalur Gaza tewas dalam serangan itu, termasuk 774 warga sipil dan 330 pejuang. Kelompok itu menyebut 248 polisi Palestina ikut tewas ketika mereka bertugas di dalam kantor polisi. Sebagian besar dari mereka tidak sempat melarikan diri karena serangan udara mendadak di hari-hari pertama.(sumber:kompas.com)

Iklan

Pesawat Tempur Israel Kembali Serang Gaza

– Pesawat tempur Israel tak henti menyerang Gaza. Kali ini wilayah Khan Yunis menjadi sasaran serangan pada Jumat dini hari itu.
Juru bicara militer Israel seperti dikutip AFP, Jumat (4/9/2009) menyatakan, serangan ditujukan ke sebuah terowongan yang dicurigai digunakan sebagai pintu masuk ke wilayah Israel.
Israel mengklaim serangan tersebut sebagai respons atas penembakan lima mortar pada Kamis kemarin. Serangan itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan.
Dua mortar meledak didalam wilayah Israel. Mortar ketiga dekat pos penjagaan perbatasan Karni. Sementara dua lagi mendarat di perbatasan, masin di wilayah Palestina.
Sementara pihak Palestina menyatakan serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Ini merupakan serangan keempat Israel dalam sebulan terakhir. Pada akhir Agustus lalu, jet-jet tempur Israel membombardir terowongan di perbatasan dengan Mesir. Tiga orang yang sedang berada dalam terowongan tewas.(sumber:okezone)

Betulkah Israel Jual Organ Tubuh Orang Palestina….???

Betulkah Israel menjual organ tubuh orang palestina,seperti berita yang dilansir dari okezone.com/23-8-2009 tentang perdebatan antara PM swedia dengan pihk Israel,berikut berita selengkapnya :

 – Perdana Menteri Swedia menegaskan negaranya tidak akan meminta maaf untuk sebuah artikel di surat kabar Swedia yang menuduh Israel membunuh warga Palestina untuk diambil organ tubuhnya.

“Tidak ada seorang pun dapat meminta Pemerintah Swedia melanggar konstitusinya sendiri. Kebebasan berbicara merupakan bagian yang sangat diperlukan oleh masyarakat Swedia,” tegas PM Swedia Fredrik Reinfeldt yang dikutip Press TV dari kantor berita TT, Minggu (23/8/2009).

Swedia juga menolak setiap rencana untuk meminta maaf kepada Israel. “Pemerintah tidak mengkaji artikel-artikel individual atau apa yang dipublikasikan di media. Itu bukan tugas kami,” tegas Menteri Luar Negeri Carl Bildt.

Dalam artikel berjudul “Mereka merampas organ tubuh anak-anak kami“, harian Aftonbladet menyebut serdadu Israel menculik anak-anak muda Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza, dan mengembalikan jasad mereka kepada keluarga setelah mencuri isi tubuhnya.

“Anak-anak kami digunakan sebagai donor organ di luar kemauan,” sebut seorang warga Palestina kepada Donald Bostrom yang menulis laporan di Aftonbladet, dan dipublikasikan 17 Agustus lalu.

Kepada Press TV Bostrom mengatakan bahwa penyelidikan kejahatan perang menanti Israel atas tentara-tentaranya yang memperjualbelikan organ tubuh mayat warga Palestina.(sumber:okezone/23-8-09)